Showing posts with label Sajak. Show all posts
Showing posts with label Sajak. Show all posts

May 27, 2011

Poliandri

Ada yang menghamili rembulan!
: pasti perbuatan bintang, tak ragu lagi.
Tapi yang mana?

2011
ZAIN AL AHMAD

May 24, 2011

Menunggu

lelaki dungu
mengeja waktu sampai kelu
lamat suara mengiang
sayup lalu hilang

lelaki itu
: beku

Tolitoli - 2011
ZAIN AL AHMAD

April 2, 2011

HATI LELAKI

Bawa kemari itu sepi
sertakan juga pedih peri

Aku lelaki
tak takut sendiri

Usah memaki
simpan itu caci

Aku lelaki
tak mungkin berbagi

Sudahlah, aku pergi.


April 2011

January 19, 2011

Kusut

wajah kecut
seperti pecut
mengundang kerut
penuhi raut

di balik kabut
rasa menyerabut
menjalar dari lutut
serupa baris ribu semut

o dua hati yang terpaut
lekaslah bertaut
sebelum kalut
menjadi kusut

@sabdabumi

Tanpamu Schatzi

hujan rintik
terus menitik
senja ini
sendu sekali

mata lentik
wajah cantik
hati ini
rindu sekali

... ...
... ...
tanpamu schatzi
sepi sekali

@sabdabumi

January 18, 2011

Usai

geram perihmu mendesak serak
kata maaf telah terisak

Akh!

usah kau ungkit cerita kemarin
telah kuberikan pada yang lain
musnah sudah jembatan ke sana
selesai sudah kisah kelana

@sabdabumi

January 16, 2011

Sepeninggalmu

awal cerita
di waktu duha
mengulang kisruh
di akhir subuh

pekat
menjelma cekat
kerat
lalu berkarat

menjadi debu
lalu mengabu
lekat  harapku
: rindu.

@sabdabumi

January 15, 2011

Duh!

hujan...
jatuh satusatu
di atas rumput
dan batubatu.

pada teduh aku berlindung
dari dingin yang menyusup
hingga ke sumsum tulang darah

Duh!
aku: beku.

Rindu Rasa Batu

pagiku sendu
dijerat rindu
binar syahdu
tutur merdu

rindu menderu
rasa membiru
hati galau
penuh debu

menjadi kelu
menjadi ragu
lalu membeku
lalu membatu

@sabdabumi

January 12, 2011

Antara Kau, Aku dan Bebek Plastik

wek kwek wek
rinduku keselek
kau tersipu
aku termangu

ketipak ketipung
bebek mengapung
menjadi perahu
bersandar di bahu

deg deg sir
jantung berdesir
senyummu memuai
hatiku terbuai

kecipak kecipuk
air kutepuk
indah bersemi
cinta di pantai

@sabdabumi
saat rindu mulai terlalu, duhai puan kau cinta dalam nafasku...

September 22, 2010

Andai Maut Bukan Dari-Nya

senja tidak lagi temaram
hari serupa tertimpa malam
ada rintik hujan mendung
langit jenuh menanggung

senja pekat berselimut kelam
bahkan acuh mentari geram
lacur rembulan bersenandung
menista masa dalam kidung

o ribu juta semesta bintang
pinjamkan aku kilau gemintang
terlalu gelap di sini
di sudut senja tempatku berdiri

September 20, 2010

Aku Kamu, Serupa Merapi Merbabu

gemertak kayu
dilahap api
terbiar
mengunggun

serupa rindu
seperti rasa
terbakar
mengabu

serupa aku
seperti kamu
merapi
merbabu

@sabdabumi

February 13, 2010

Perahu Kertas

perahu kertas
arung samudera luas
mencumbu riak
lenggok buih bergerak

perahu kertas
sesat hanyut meretas
sauh berkerak
lapuh layar terkuak

perahu kertas
angkuh badai menghempas
dilamun ombak
derit kabin gemertak

perahu kertas
ringkih kian mengenas
rapuh terdesak
labuh dermaga retak

perahu kertas
hendak hilangkan kebas
menghapus jejak
lelah enyahkan sesak

perahu kertas
: sobek.

@sabdabumi

*gambar: http://lanakelana.tumblr.com/

October 13, 2009

Serapah Malam

mana tanggaku
kan kudaki langit
lalu kuusir rembulan
agar pagi lekas kembali

berikan juga tetali temali
turunkan bintang pasi itu
ikat di batang akasia

tajamkan pula pedangku
kutebas gelap yang menopang
hingga senyumnya menjelma tangis

enyah kau rembulan!
sinarmu palsu bukan milikmu
berikan aku mentari
walau aku lalu terbakar olehnya

@sabdabumi
Tolitoli, Oktober 2009